BANDA ACEH — Jajaran pimpinan dan dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (FE Unmuha) menghadiri Kuliah Umum yang menghadirkan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dirjen Saintek Kemendiktisaintek), Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani, M.A. Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Rektorat 2BC Fakultas Kesehatan Masyarakat Unmuha, Kota Banda Aceh, Kamis (29/10/2026).

Mengusung tema “Islam dalam Pengembangan Teknologi dan Kecerdasan Artifisial”, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor Unmuha, Dr. Aslam Nur, M.A., jajaran Wakil Rektor, civitas akademika, serta Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah XIII, Syafi’i, S.E., M.Si. Ak.

Hadir langsung dari lingkungan Fakultas Ekonomi Unmuha, Dekan FE Unmuha, Dr. Marlizar, S.E., M.M., bersama Wakil Dekan I FE Unmuha, Syamsidar, S.E., M.Si., Ak., para Ketua Program Studi, serta perwakilan dosen FE Unmuha. Kehadiran civitas akademika ini menjadi bentuk komitmen aktif fakultas dalam merespons perkembangan sains, teknologi, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Dalam sambutannya, Rektor Unmuha, Dr. Aslam Nur, M.A., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kunjungan Dirjen Saintek beserta rombongan. Menurutnya, kehadiran Prof. Ahmad Najib Burhani menjadi motivasi besar bagi seluruh civitas akademika Unmuha dalam meningkatkan kualitas dan tata kelola pendidikan tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Aslam Nur memaparkan perkembangan kampus yang saat ini memiliki 23 program studi di bawah 7 fakultas dan 1 program Pascasarjana, termasuk terbitnya izin operasional Magister Ilmu Hukum. Ia juga menyoroti peningkatan hibah penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta prestasi mahasiswa Unmuha di tingkat regional maupun nasional.

“Unmuha terus mencatatkan berbagai pencapaian strategis. Raihan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh para dosen terus meningkat. Hal ini sejalan dengan prestasi mahasiswa kami yang membanggakan, baik di tingkat regional maupun nasional,” ujar Dr. Aslam Nur.

Rektor pun berharap Kemendiktisaintek memberikan dukungan berkelanjutan guna mengakselerasi kualitas pendidikan tinggi di daerah, terutama dalam penguatan sarana dan prasarana kampus serta perluasan alokasi beasiswa.

Sementara itu, dalam paparan materinya, Prof. Ahmad Najib Burhani menyampaikan bahwa perkembangan teknologi dan Artificial Intelligence (AI) tidak boleh hanya dipandang dari sudut pandang inovasi teknis belaka. Ia menekankan bahwa penguasaan teknologi merupakan langkah strategis yang harus berlandaskan etika dan prinsip Islam demi mewujudkan kemaslahatan umat secara berkelanjutan.

Rangkaian acara kuliah umum ini ditutup dengan penyerahan cinderamata oleh Rektor Unmuha kepada Dirjen Saintek dan diakhiri dengan sesi foto bersama pemateri dengan seluruh civitas akademika Unmuha yang hadir. (Humas FE Unmuha)