BANDA ACEH — Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Dr. Marlizar, S.E., M.M., hadir mewakili Rektor Unmuha, Dr. Aslam Nur, M.A., dalam pembukaan Aceh Economic Forum (AEF) 2026. Forum strategis tahunan yang dihelat oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KP BI) Provinsi Aceh ini berlangsung di Balai Meuseuraya Aceh (BMA), Kota Banda Aceh, Kamis (22/10/2026).

Mengusung tema besar “Pasca Bencana Hidrometeorologi: Mendorong Perekonomian Aceh Tumbuh Lebih Cepat, Lebih Efisien, Lebih Resilien, dan Lebih Mandiri,” kegiatan ini mempertemukan para pemangku kepentingan untuk merumuskan arah kebijakan serta langkah kolaboratif dalam mempercepat pemulihan dan penguatan struktur ekonomi daerah.

Turut mendampingi Dekan dalam agenda tersebut, Wakil Dekan I FE Unmuha, Syamsidar, S.E., M.Si., Ak. bersama jajaran dosen yakni Irmawati, S.E., M.Si., Ak., Dr. Zuraidah, S.E., M.M., Melvi Halvizatun, S.E., M.M., dan M. Arif Setia Budi, S.E., M.M. Kehadiran sivitas akademika ini juga diperkuat oleh partisipasi aktif mahasiswa penerima beasiswa Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Unmuha.

Di sela-sela kegiatan, Dr. Marlizar menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bank Indonesia Provinsi Aceh yang secara konsisten menghadirkan ruang diseminasi dan diskusi strategis bagi para pengambil kebijakan, akademisi, dan pelaku usaha. Ia menegaskan bahwa institusi pendidikan tinggi mengemban tanggung jawab moral dan intelektual yang vital dalam mendukung kebangkitan ekonomi daerah melalui riset aplikatif, inovasi, serta pengabdian masyarakat.

”Unmuha senantiasa siap mendukung dan berkolaborasi secara aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh pascabencana hidrometeorologi. Melalui sinergi yang kokoh antara akademisi, pemerintah, dan pemangku kepentingan ekonomi, kita optimistis perekonomian Aceh dapat tumbuh lebih tangguh, efisien, dan mandiri,” ujar Marlizar.

Pembukaan AEF 2026 ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, pimpinan perbankan, para akademisi, pelaku usaha, serta perwakilan lembaga daerah. Melalui forum ini, diharapkan lahir rekomendasi kebijakan konkret yang berorientasi pada penguatan fondasi ekonomi kerakyatan dan pembangunan berkelanjutan di Bumi Serambi Mekkah. (Humas FE Unmuha)